Showing posts with label Tips & Trik. Show all posts
Showing posts with label Tips & Trik. Show all posts
Cara Setting 4 LNB untuk 8 Receiver

Cara Setting 4 LNB untuk 8 Receiver

Setting 4 LNB untuk 8 Receiver Digital - Skema 4 LNB untuk satu receiver sudah umum digunakan dimana pemasangannya pada satu dish (payung) parabola. Pemasangan 4 LNB yang dimaksud adalah di gunakan dengan skema 4 satelit yaitu Palapa D - Telkom 1 - Asiasat 3/7 - Asiasat 2/5.




Pada artikel kali kami akan share bagaimana cara Setting 4 LNB untuk 8 Receiver Digital Parabola. Cara yang dilakukan adalah dengan hanya menggunakan 4 buah LNB V/H (C Band/KU Band) yang dipasang pada satu buah dish parabola (untuk memaksimalkan sinyal di sarankan menggunakan dish/payung parabola mesh paragon/paramount 9 feet / 12 feet).

Cara Setting 4 LNB untuk 8 Receiver Digital Parabola

Berikut peralatan yang diperlukan :
  • 1 buah payung parabola
  • 4 buah LNB V/H output (C Band atau dan KU Band)
  • 2 buah Satellite Multi Switch 4 x 8
  • 8 buah DiseqC 2 x 1 untuk 8 receiver (sesuaikan kebutuhan, maksimal 8 buah)
  • 4 buah kabel jumper
  • 8 unit receiver (sesuaikan kebutuhan, maksimal 8 unit)
Bila semua sudah terpenuhi, silahkan lihat skema pemasangan 4 LNB untuk 8 Receiver Digital Parabola pada gambar dibawah ini:


Untuk penambahan receiver, cukup tambahkan 1 buah DiseqC 2 x 1 yang di hubungkan ke 4 x 8 Multi Switch, dan outputnya langsung dicolokkan ke receiver.

Untuk pengaturan di setiap masing-masing receiver bisa dilihat pada gambar dibawah ini per satelit:





Dengan penggunakan rangkaian skema ini, kami rasa sangat cocok bagi anda yang memiliki keluarga besar yang memiliki tayangan favorit masing-masing, karena dengan menambahkan beberapa receiver saja maka anda bisa menyaksikan tontonan melalui receiver anda tanpa terganggu dari receiver lain yang terhubung dalam satu dish parabola.
Sumber : Klik Disini

Jenis dan Macam LNB

Jenis dan Macam LNB

Tips Memilih LNB yang Tepat - Di pasaran banyak sekali yang menjual LNB dengan jenis dan harga yang beragam. Bagi anda yang menggeluti di dunia parabola tentu anda sangat familiar dengan barang yang satu ini. Namun sebelum kita membahas lebih lanjut tentang judul arikel kali ini yaitu jenis dan macam LNB : Tips memilih LNB yang tepat, alangkah baiknya kita ketahui dulu apa itu LNB ?


Baiklah... LNB adalah singkatan dari Low Noise Block. LNB ini adalah perangkat yang diletakan di depan dish parabola untuk menerima sinyal gelombang micro dalam level sangat rendah dari satelit dan mengirimkannya melalui kabel ke penerima siaran (receiver). 

Tips Memilih LNB yang Tepat
Mengetahui c band dan ku band

Karena dipasaran banyak sekali jenis, macam serta merk yang menjualnya maka sebelum membelinya telitilah terlebih dahulu spesifikasi penting yang dimiliki oleh LNB tersebut, karena merk satu dengan yang lain belum tentu memilik spesifikasi yang sama. Karena untuk memilih LNB yang tepat ukurannya bukanlah merk atau produknya namun terlebih kepada spesifikasi peruntukannya. Untuk itu terlebih dahulu anda harus tahu perbedaan lnb c band dan ku band serta s band.

Jenis dan Macam LNB
Berikut dibawah ini beberapa macam jenis LNB yang ada dipasaran :

LNB C-BAND
Jenis C-Band dirancang untuk menangkap sinyal frekwensi 3,4 Ghz sampai 4,2 Ghz. Pada body biasanya tertulis derajat Kelvin atau dB sebagai contoh 15°K yang maksudnya adalah merupakan nilai kesensitif-an dari LNB untuk menyaring kebisingan yang diterima dari luar dan bukan mengukur suhu udara/panas dari LNB. Dengan memiliki nilai kesensitif-an/noise semakin rendah maka LNB tersebut sangat baik digunakan dan peka terhadap sinyal walaupun banyak gangguan dari luar.

Berikutnya juga biasanya tertulis pada body Gain, untuk pemilihan besarannya adalah nilai Gain yang cukup besar. Karena semakin gain itu lebih besar, contoh 70 dB (decibel) ke atas, artinya LNB sangat baik untuk menerima sinyal dari suatu satelit lebih-lebih untuk satelit yang memiliki kualitas sinyal dari suatu transponder yang sangat lemah.

LNB C-Band dipasaran dalam penggunaannya ada 2 jenis yaitu LNB C-Band biasa danLNB C-Band V/H yang penggunaannya harus menambahkan multiswith dengan fungsi lebih luas.

Contoh jenis dari LNB C-Band bisa terlihat pada gambar dibawah ini :

Tips Memilih LNB yang Tepat

LNB KU-BAND
Untuk jenis KU-Band sebenarnya tidak berbeda dengan jenis C-Band namun pada KU-Band terdapat nilai Noise Figure, ini dikarenakan ku-band dikhususkan untuk menangkap sinyal sekitar 10,7 -12,75 Ghz.

Pada LNB KU-Band memiliki dua jenis varian yaitu LNB KU-Band OFFSET dan LNB Ku-Band PRIME FOKUS, sehingga nilai NOISE FIGURE ( NF ) pun berbeda ini bisa terlihat seperti dibawah ini :

  • Nilai Noise Figure pada LNB Ku-Band Prime Focus mulai dari 0,1 s/d 0,4 dB dalam penerimaan sinyalnya dari titik tengah dish dan sangat baik dipasang menggunakan dish solid 6 feed keatas. Selain itu sangat cocok sekali digunakan untuk melacak satelit yang jauh dari area beam bahkan yang berada di luar area beam satelit sekali pun.
  • Nilai Noise Figure pada LNB Ku-Band Offset mulai dari 0,5 dB ke atas. Sinyal yang diterima menggunakan lnb jenis ini yaitu dari seluruh bibir dish atau berada di luar titik utama/ tengah dish dan biasanya dipasang pada dish dibawah 5 feed atau dish pay tv seperti Orange TV, Astro dll karena memang jenis lnb ini diperuntukan mencari sinyal yang sangat kuat (luber) di suatu daerah. Untuk itu "jangan" gunakan LNB KU-Band Offset untuk mencari sinyal yang jauh dari beam akan sulit atau bahkan tidak akan me-locknya sama sekali.


Contoh jenis dari LNB KU-Band bisa terlihat pada gambar dibawah ini :

Tips Memilih LNB yang Tepat


Nah, dengan penjelasan singkat ini semoga dapat memahami jenis lnb c/ku band paling sensitif dan tentunya agar bisa membantu dan dijadikan tips memilih LNB yang tepatuntuk keperluan tracking nantinya dan dengan sendirinya kita telah mengetahui c band dan ku band maupun LNB S Band.
Sumber : Klik Disini

SATELIT KU BAND

SATELIT KU BAND

Tentu saja catatan kecil ini bukanlah sesuatu yang bersifat mutlak kebenaran nya, krn pasti akan ada beberapa data yang kami tuliskan tak sesuai dengan kondisi wilayah/TKP sobat sekalian.. Alat tempur, skill tracking serta semangat juang merupakan faktor penting dalam menaklukkan satelit target terutama satelit outbeam Untuk data yang lengkap silahkan kunjungi situs resmi nya seperti Lyngsat.com, Satbeams.com dll Ok kalau begitu mari kita mulai saja, untuk membahas masalah nama satelit, derajat satelit, Freq terkuat, termasuk Beam serta PREDIKSI wilayah yang terkena Beam termasuk perkiraan alat tempur yang di gunakan untuk panduan tracking ke satelit KU band: 1. Eutelsat 70B@70.5’E Freq: 11555/3033/H (Codec 4:2:2) Channel: TPAI (Angola) Support: Rx Mpeg4 Beam Asia (bisa di lock dgn dish paytv untuk seluruh wilayah Indonesia) 2. ABS 2 KU@75’E Freq: 12525/30000/H Channel: TBN Group Support: Rx Mpeg4/HD Beam Southern (termasuk wilayah: Sumatera, Kalimantan, Sulawesi dan masih bisa di lock dgn dish Paytv, tp untuk wilayah lain seperti Jateng, Jatim hingga NTB masih bisa di lock tentunya dgn minimal dish solid 6 feet dan lnb prime focus yang bagus) 3. Apstar 7 KU@76.5’E Freq: 11052/30000/V atau 11012/30000/V Channel: Myanmar international (Skynet Group) Support: Rx Mpeg4/HD Beam China, Myanmar, Vietnam, Nepal, India, Thailand dll (namun sinyal masih bisa di terima hingga sebagian wilayah Sumatera, dan terdeteksi jg sedikit cipratan sinyal nya di wilayah NTB dan NTT jika menggunakan dish solid 6-8 feet) 4. Thaicom 5 KU@78’5’E Freq: 12521/30000/V atau 12728/30000/V Channel: CTH Group Support: Rx Mpeg2 Beam Thailand (Namun untuk wilayah Bali, NTB, NTT dan Sulawesi mesti dgn dish solid minimal 6 feet ke atas dan lnb Prime Focus) 5. ST2 KU@88’E Freq: 12516/10832/H Channel: Good TV Support: Rx Mpeg2 Beam Asia atau beam K1 (meliputi seluruh wilayah indonesia, bisa di lock dgn dish paytv) Di satelit ST2 KU ini juga terdapat Paytv Videocon Group (India) Freq: 11672/44995/V Support: Rx Mpeg4/HD Beam: K2 Sinyal nya tergolong pelit untuk wialayah outbeam, kecuali di lock dgn dish solid 6-8 feet ke atas + Lnb Prime focus Beam nya meliputi negara India, Malaysia, Singapore dan sebagian wilayah Indonesia (Sebagian besar Kalimantan, Sumatera, bahkan masih bisa di lock hingga NTB dan NTT serta Sulawesi) 6. Measat 3 KU@91.5’E Freq 12643/32700/H Channel: Transvision Group Support: Rx Mpeg4 Beam Indonesia (bisa di lock dgn dish paytv) Untuk Beam Astro sendiri ada perbedaan yg signifikan, sorotan satelit nya lebih focus mengarah ke wilayah Malaysia, namun tetap bisa di lock mulai dari wilayah barat seperti di Aceh hingga NTB, termasuk Kalimantan dan Sulawesi. Namun tentu saja sinyal Astro ini tergolong sangat tidak stabil saat di malam hari hingga siang hari, terutama untuk yg berada di wilayah outbeam dan semakin jauh outbeam nya, maka SQ nya semakin tak bisa di andalkan kecuali menggunakan alat tempur yg memadai 7. NSS6@95’E Freq: 11604/3330/H Channel: CGN TV Support: Rx Mpeg2 Beam SE Asia (bisa di lock dgn dish paytv dari seluruh wilayah indonesia) 8. SES8@95’E Freq: 11481/45000/H Channel: IPM Group Support: Rx Mpeg2 Beam SE Asia termasuk Seluruh wilayah Sumatera, Bangka Belitung dan sekitarnya (wilayah barat indonesia seperti Jabar, Jakarta dan Jateng masih bisa lock dgn dish telvis, tapi untuk wilayah kalimantan sudah harus dgn dish solid 6 feet dan lnb prime focus termasuk untuk wilayah timur indonesia seperti wilayah Jatim, Bali, NTB dan Sulawesi, harus di lock dgn minimal dish solid 6 feet + Lnb Prime Focus) NB: untuk wilayah Jatim masih jarang sekali tracker yg bisa lock satelit ini, bukan krn skill yg kurang mumpuni, namun mungkin saja krn posisi wilayah ato letak geografis nya dan alat tempur yg kurang memadai 9. Chinasat 11@98’E Freq: 12500/43200/V Channel: Ninmedia Group indonesia Support: Rx mpeg4 Beam Indonesia/All NKRI termasuk negara tetangga Malaysia, Brunei, Singapore dan PNG (bisa di lock dgn dish paytv) 10. SES7@108.2’E Freq 11568/20000/V Channel: Indovision Group Support: Rx Mpeg4 Beam indonesia (bisa di lock dgn dish paytv) 11. Koreasat 5 KU@113’E Freq 12523/7330/V Channel: Data Support: Rx Mpeg2 Beam Korea, Philipina, Jepang, Vietnam, Malaysia, Sumatera (namun masih bisa di lock hingga Jatim, Bali, NTT, NTB dan untuk wilayah Sulawesi serta NTB, masih bisa di lock dgn dish paytv) 12. Palapa KU@113’K Freq: 12710/30000/H Channel: Orange TV group Support: Rx Mpeg4 Beam Indonesia (bisa di lock dgn dish mini/paytv) 13. Asiasat 4 KU@122.2’E Freq 12414/43200/V Channel: TAS group Support: Mpeg4 Beam Australasia (bisa di lock dgn baik di wilayah Kupang/NTT dan Papua dgn dish telvis semenntara dgn dish 8 feet solid di wilayah Bengkulu dan lnb SG900 masih bisa di lock dgn baik, dan dgn dish solid 6 feet di wilayah Sulawesi + Lnb SG900, sementara di NTB SQ masih timbul tenggelam di 25% saat kami test dgn dish 6 feet solid + lnb PF) 14. JCsat 4B KU@124’E Freq 12490/30000/H Support: Mpeg4 Channel: Berita Satu (Big tv Group) Beam Indonesia (bisa di lock dgn dish paytv) 15. Vinasat 1 & 2@132’E Freq: 11670/30000/V Channel: CTH group Support: Rx Mpeg4 Beam: Thailand, Vietnam, Malaysia, Sebagian sumatera dan Kalimantan (namun masih bisa di lock hingga Jabar/Jabodetabek dgn dish minimal 6 feet solid + Lnb PF) 16. Telstar 18 KU@138’E Freq: 12338/11666/H Channel: Data Support: Rx Mpeg4 Beam Asia (namun masih bisa di lock sebagian TP nya dari wilayah Sumatera, Jawa Barat, Jabodetabek dan sebagian wilayah Kalimantan, minimal dish solid 6 feet ke atas). 17. Optus D2@152’E Freq: 12610/22500/H Channel: TVRI (Romania) Support: Rx Mpeg2 Beam: Australia & Cristmas Island (namun bisa di lock mulai dari wilayah sebagian Sumatera, Jawa, Bali, NTB, NTT hingga Papua termasuk Sebagian Sulawesi, untuk wilayah lain sebaik nya menggunakan minimal dish 6 feet solid keatas + lnb Prime Focus) 18. Optus C1/D3@156’E Freq 12407/24450/V Channel: Feed / FTA Support: Rx Mpeg2 Beam: hampir sama dgn beam Optus D2, mencakup wilayah Australia & Cristmas Island (namun bisa di lock mulai dari sebagian wilayah Sumatera tp dgn dish solid 8 feet dan untuk dish solid 6 feet rada susah, sementara Jawa, Bali, NTB, NTT hingga Papua termasuk Sebagian Sulawesi, Ambon dan Maluku masih bisa lock dgn dish solid 6 feet, namun untuk wilayah Kupang/NTT dan Timor leste masih bisa di lock dgn dish Telvis maupun dish mesh 6 feet, dan untuk wilayah lain sebaik nya menggunakan minimal dish 6 feet solid + lnb Prime Focus dan semakin ke barat, mulai dari NTT hingga ke Jabar dish harus lebih gede serta lnb jg harus bagus krn SQ lebih tipis ke wilayah Cristmas island) 19. Optus D1@160’E Freq: 12407/14290/H Support: Rx Mpeg2 Channel: SBS Group/FTA Beam: Australia & Cristmas Island (namun bisa di lock mulai dari Sebagian wilayah Sumatera, Jawa, Bali, NTB, NTT hingga Papua termasuk Sebagian Sulawesi, Ambon dan Maluku, namun untuk wilayah Jabar masih bisa di lock dgn dish Telvis + lnb Offset, sementara untuk wilayah lain sebaik nya menggunakan minimal dish 6 feet solid + lnb Prime Focus). Pancaran sinyal dari satelit ini yang mengarah ke Cristmas Island lah yang bisa di lock oleh para tracker mulai dari wilayah Sumatera (Bengkulu, Sumsel, Lampung dll) hingga NTB, sementara untuk wilayah NTT lebih cenderung mendapatkan cipratan sinyal dari Australia, termasuk hingga ke wilayah Papua. Dan barangkali ini bisa jadi penyebab utama nya kenapa sinyal yang di terima untuk wilayah NTT agak kecil jika dibanding wilayah lain, krn poasisi nya yang berada diantara beam Cristmas island dan beam Aussie. Perlu diketahui, saat ini sinyal Optus bersaudara mengalami penurunan yg sangat signifikan, bahkan di bbrp wilayah ada yg loss total dan di tempat lain hanya muncul 1-3 transponder saja. 20. Optus 10@164’E Freq: 12345/7200/V Channel: Data Beam: prediksi, lebih mirip dgn sat intelsat 19, sinyal lebih kuat dan lebih mudah di lock dari berbagai wilayah bengkulu, Lampung, Jawa, Bali, NTT, hingga Papua dan Sulawesi Untuk lebih jelas nya nanti kita bahas saat Satelit ini udah aktif menyiarkan beberapa stasiun tv 21. Intelsat 19 KU@166’E Freq: 12646/28050/H Channel: Arabica tv group Support: Rx Mpeg2 Beam: Untuk satelit ini beam nya lebih lebar dan tersebar di bebebrapa titik jika dibanding satelit optus, namun justru satelit ini rada susah untuk di lock di bbrp Wilayah bagian selatan garis khatulistiwa (Equator) terlebih lagi akan lebih sulit untuk di lock pada wilayah utara garis khatulistiwa. Beam tersebar di beberapa titik, mulai dari wilayah Thailand, Cristmas Island, Lampung, Jawa, Bali, NTB, NTT, Kupang, Ambon, Maluku, Papua, Sulawesi Tenggara, Timor Leste, PNG, dan untuk wilayah Ruteng, Ende, Maumere, Balo, Melolo (pulau sumba) nampaknya sangat kesulitan untuk bisa lock satelit ini, krn memang tak tercover secara lgsg oleh beam, namun tetap ada harapan untuk lock walopun dgn sinyal yang agak minim jika menggunakan dish solid 6 feet serta lnb Prime Focus (maaf yang paling cocok di wilayah ini adalah Lnb Santech botol, Lnb SG900 dan SG920, sorry bukan bermaksud merendahkan merk lain ato bermaksud promosi, namun itu merupakan info secara acak yang kami dapatkan dr beberapa tracker yang ada di wilayah tsb. Dan akhirnya kami ucapkan selamat tracking, semoga kita bisa saling melengkapi, mengkoreksi dan saling membina serta berbagi dalam hal ini Kebenaran datang krn kita pernah melakukan kesalahan, serta kehebatan tracking datangnya dari pengalaman, Ingat tak ada master tak ada newbie melainkan kita sama” belajar menuju sesuatu yang lebih baik dalam hal tracking satelit.. Berdiri sama tinggi, duduk sama rendah Semoga bermanfaat bagi kita semua, dan jika ada yg keliru/salah dalam hal ini, mohon di koreski dan kami akan revisi langsung demi tercapainya data yg lebih valid.
INSTALL DRIVER USB TETHERING DI WINDOWS 7 (RNDIS)

INSTALL DRIVER USB TETHERING DI WINDOWS 7 (RNDIS)

Terinspirasi update XP SP3, maka netbook di rumah yang masih Win7 tanpa embel-embel, langsung diupgrage ke Win7 SP1. Dan hasilnya.. huff.. masih ga bisa. Terpaksa googling lagi.. dan akhirnya malam ini ketemu jawabannya disini. Ternyata bisa pakai driver dari Microsoft Corporation, yang memang sudah ada di Win7, tapi mesti dipilih manual :hammer:
Langkahnya:
1. Masuk ke Device Manager, klik kanan di RNDIS dan pilih update driver.
2. Pilih “Browse my computer for driver software”
3. Pilih “Let me pick from a list of deice drivers on my computer”
4. Pilih “Network Adapter”
5. Tunggu beberapa saat sampai komputer selesai membuat list driver yang ada.
6. Di bagian “Manufacturer” (kolom sebelah kiri), pilih “Microsoft Corporation” (yang pakai embel-embel “Corporation” ya)
7. Di bagian “Network Adapter” (kolom sebelah kanan), pilih “Remote NDIS based Internet Sharing Device”
8. Next.. Yes.. Finish

PS: Silahkan klik pada gambar untuk memperbesar ๐Ÿ™‚
Akhirnya HP nya bisa jadi modem tanpa repot di kantor (Win XP) dan di rumah (Win 7). Jadi intinya:
Untuk Windows XP => Update saja ke Service Pack 3
Untuk Windows 7 => Pastikan minimal 7 Service Pack 1, lalu pakai driver dari Microsoft Corporation sesuai langkah di atas

Update 19 Feb 2014:
Tadi coba install di PC teman ber-Win7 tanpa SP1. Walaupun ada installer RNDIS sesuai langkah-langkah di atas, tapi tetap tidak bisa. Setelah install SP1, baru RNDIS nya bekerja baik.

Note:
Kalau masih ga bisa juga, cek di Device Manager, pastiin driver HP nya sudah ter-install.
Cara Flash Ulang Lenovo a369i Via PC Dengan Mudah

Cara Flash Ulang Lenovo a369i Via PC Dengan Mudah

lenovo a369i
Cara Flash Ulang Lenovo a369i Via PC Dengan Mudah Oke bro jumpa Lagi dengan Apkandro , Kali ini admin akan membagikan Tutorial Android yaitu Flash Ulang Handphone Lenovo a369i menggunakan PC yang bisa di lakukan dengan mudah .
banyak Alasan kenapa kita mengharuskan Flash Ulang Lenovo a369i  , Misal saja sobat hobi mengoprek android baik itu custom rom , Root android dll tapi melakukan kesalahan sehingga android pun tidak dapat di gunakan . Nah ini perlu kita flash Ulang agar kembali norma seperti settingan baru .jadi sobat tidak perlu lagi bingung apa lagi harus membawa ke konter terdekat , Hmm itu akan menghabiskan biaya . untuk itu tutorial ini akan membantu sobat mangatasi masalah yang ada pada Hp Lenovo a369i
Sebenernya banyak sekali cara mengflash ulang lenovo a369i , tapi disini saya menggunakan bantuan PC agar hasil lebih maksimal . Oke langsung saja Kita meluncur ๐Ÿ˜€

Tutorial Flash Ulang Lenovo a369i Dengan PC

Penting !
  • Ketika sobat mencoba untuk flash ulang yang beda row, misalkan row sobat yang pertama 108, terus mau di flash ke 110, 111. 201 ataupun lite s005, sebaiknya jangan tekan tombol download tapi tekan tombol Firmware > Upgrade
  • Sebelum flash jangan lupa untuk melakukan Backup Imei dahulu ( untuk jaga jaga bila ada sesuatu yang tidak di inginkan )

Alat tempur 
  1. SP Flash Tools ( Download DISINI )
  2.  Driver USB ( Download DISINI)
  3. Firmware lenovo a369i :
    – ROW 108 ( Download DISINI)
    – ROW 110 ( Download DISINI)
    – ROW 111 ( Download DISINI)
    – ROW 201 ( Download DISINI)
    -ROW Lite_S005 ( Download DISINI)
  4.  USB
  5. PC / Laptop

Langkah Langkah Flash Ulang Lenovo a369i

  • Download dan ekstrak semua bahan yang di butuhkan di atas
  • Tancapkan Handphone ke USB (ke Laptop/PC dan HH dalam keadaan OFF)
  • Setelah itu Install driver
  • Setelah instalasi driver selesai dan sudah terdeteksi, lepas HandpHone dari USB
  • Selanjutnya sobat Buka “SP FlashTools”
  • Klik tombol “scatter-loading” Seperti gambah di bawah
Cara Flash Ulang Lenovo a369i 1
  • Selanjutnya Pilih file “Target_bin” di folder extract-an stock rom atau firmware yang tadi sobat download Lalu tekan ok atau dobel klik ( Lihat Gambar )
Cara Flash Ulang Lenovo a369i 2
  • Di dalam folder target_bin yang sobat buka tadi ada sebuah file “MT6577_Android_scatter_emmc.txt” silahkan sobat pilih lalu klik ok ( Lihat Gambar )
Cara Flash Ulang Lenovo a369i 3
  • Silahkan sobat centang semua kolom di SP Flash Tools lalu Klik tombol “Download”
    biasanya warna pertama ungu biru terus akan berhenti di nol, nah setelah di nol, – Tancapkan lagi HH ke USB (ke Laptop/PC dan Handphone masih dalam kondisi OFF) Biasanya baterai di lepas, jadi lepaslah baterai. Kalau tidak ada reaksi, coba sobat pasang lagi ( Lihat Gambar )
Cara Flash Ulang Lenovo a369i 4
  • Di tinggal Ngopi sambil nunggu proses download selesai ?
Cara Flash Ulang Lenovo a369i 5
  • Jika muncul popup “lingkaran hijau (OK)” berarti proses flashing sudah berhasil dilakukan
Cara Flash Ulang Lenovo a369i 6
Tambahan Jika Ada Kendala :
  • Tapi kalau sobat mengalami kendala, misalkan muncul seperti gambar di bawah ini saat klik download dan menyambungkan HandpHone ke PC
Cara Flash Ulang Lenovo a369i 7
  • Jika muncul seperti pada gambar di atas sobat tidak usah khawatir, di tinggal ngabisin kopi dulu ya biar gak stres ? sobat hanya tinggal klik saja Firmware > Upgrade
Cara Flash Ulang Lenovo a369i 8
  • Tunggu sampai warna Ungu yang berjalan berhenti, setelah 0%. sambungkan HH sobat ke PC/Laptop lagi tanpa menggunakan baterai
  • SELESAI ( Selamat HH Sobat Normal Lagi )
Oke itulah cara Flash ulang Lenovo a369i, semoga dapat membantu masalah yang sedang sobat alami .

Sumber : KLIK DISINI